Sejarah

Institut Teknologi Kalimantan (ITK) merupakan perguruan tinggi yang fokus dalam bidang teknologi untuk menunjang kebutuhan dunia industri. ITK memulai proses perkuliahan pada tahun 2012 dan menerima mahasiswa angkatan pertama sebanyak 100 mahasiswa. 5 program studi awal saat ITK berdiri yaitu: Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Perkapalan, Teknik Kimia dan Teknik Sipil. Jalur penerimaan mahasiswa ITK tersebut dilakukan melalui Seleksi Masuk ITK (SMITeK) yang merupakan hasil kerjasama antara Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dengan Pemerintah Propinsi Kalimantan Timur, melalui beasiswa Kaltim Cemerlang. Pada tahun 2013, ITK menyelenggarakan SMITeK dengan membuka jalur mandiri nasional untuk calon mahasiswa yang berasal dari luar Kaltim. Selain itu, juga dibuka lima program studi baru, yaitu program studi Teknik Material dan Metalurgi, Fisika, Matematika, Sistem Informasi, dan Perencanaan Wilayah dan Kota. SMITek pada tahun 2014 diselenggarakan melalui 2 jalur, yaitu Seleksi Lokal Berbeasiswa Pemprov Kaltim dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Pada tahun ini pula ITK diresmikan sebagai PTN oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2014, ITK memiliki total mahasiswa sebanyak 263 mahasiswa yang melakukan kegiatan akademik dan proses perkuliahan di kampus ITS Surabaya. Pada tahun 2015, kegiatan akademik dan proses perkuliahan dipindahkan di Kampus ITK Karangjoang, Balikpapan.

Pada tahun 2019, terdapat 3 (tiga) program studi baru yang diusulkan, salah satunya adalah program studi Arsitektur. Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Kalimantan resmi didirikan dan dibuka pada tanggal 30 Juni 2020 melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 610/M/2020. Berangkat dari Rencana Strategis ITK 2020-2024, Program Studi Arsitektur merupakan salah satu program studi yang telah direncanakan didirikan dan saat ini berada di bawah naungan Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan (JTSP). Program Studi Arsitektur menerima mahasiswa baru pertamanya melalui jalur mandiri (SUMMIT ITK) pada tahun 2020. Dengan didirikannya Program Studi Arsitektur ini diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berkompeten dalam bidang perencanaan dan perancangan serta turut berkontribusi dalam kemajuan Institut Teknologi Kalimantan, Bumi Kalimantan serta Indonesia sesuai dengan visi dan misi ITK, yang secara khusus dapat memberikan dampak yang positif terhadap percepatan pembangunan ekonomi Kalimantan atau bahkan Indonesia.